PWM Sumatera Barat - Persyarikatan Muhammadiyah

 PWM Sumatera Barat
.: Home > Berita > Muswil Aisyiyah 2016 di Padang Berlangsung Sukses dan Meriah

Homepage

Muswil Aisyiyah 2016 di Padang Berlangsung Sukses dan Meriah

Senin, 30-12-2015
Dibaca: 887

 Padang, Suara Muhammadiyah -- Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-41 Aisyiyah Sumatera Barat resmi dibuka oleh Ketua PP Aisyiyah Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan di Kompleks Asrama Haji Embarkasi Padang, Jumat (1/1/2016).
 
Muswil Aisyiyah ke-41 dihadiri Ketua PWM terpilih Dr. Shofwan Karim dan jajaran pimpinan PWM, Mantan Walikota Padang Dr. Fauzi Bahar, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi,  anggota DPRD Sumbar Amora Lubis dan Apris Yaman, penasehat PWA Mainar Hamid, PDA dan ortom se-Sumatera Barat, 137 cabang dan ranting.
 
Ketua PP Aisyiyah Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan mengatakan muswil kali ini perlu memetakan persoalan keumatan di Sumatera Barat yang dirumuskan dalam bentuk program PWA kedepan. "Muswil ini diharapkan berjalan aman dan lancar yang melahirkan pemimpin yang cerdas emosional, cerdas spritual dan cerdas intelektual," terangnya.
 
Katanya, Sumbar juga merupakan jazirahnya tokoh ulama perempuan, salah satunya Rahmah Elyunusia. Rahmah Elyunusia adalah seorang tokoh perempuan pembaharu pendidikan Islam yang dianugerahi gelar Syeikha pertama dari Universitas Al-Azhar atas sumbangsihnya bagi program pengembangan pendidikan perempuan di Universitas Al-Azhar. "Syekh dari Universitas Al-Azhar itu sengaja datang belajar di sebuah diniyah di Padang Panjang belajar program pendidikan perempuan dari Rahmah Elyunusia, sudah seharusnya para pimpinan Aisyiyah mentauladani tokoh perempuan ini," jelasnya.
 
Masyitoh berharap 11 pimpinan yang akan dipilih untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya, kualitas amal usaha sekolah, yang tidak hanya berpikir memperbanyak sekolah tetapi bagaimana meningkatkan kualitas sekolah terutama kualitas SDM guru, peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan sarana prasarana sekolah. 
 
"Pimpinan Aisyiyah kedepan diminta tidak hanya berpikir kuantitas tetapi juga berpikir kualitas amal usaha," tuturnya
 
Menurutnya, Hingga sekarang ini Aisyiyah Sumbar belum memiliki Universitas, Makanya Pimpinan Aisyiyah Sumbar perlu belajar dari provinsi lain yang sudah duluan memiliki universitas.
 
Lanjutnya, Kualitas guru juga perlu menjadi perhatian serius PWA kedepan, PP Aisyiyah tidak menginginkan adanya guru dari sekolah Aisyiyah yang latar belakang pendidikannya tamatan SMA minimal Sarjana S1.
 
Dia juga menyampaikan Seluruh issue strategis dan persoalan keumatan di Sumbar perlu dipetakan baik itu persoalan pendidikan, kesehatan dan sosial yang kemudian dirumuskan dalam program PWA kedepan.
 
Sementara itu Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Barat, Dra. Hj. Meiliarni Rusli mengatakan Muswil kali ini Aisyiyah memasuki fase kehidupan abad kedua. Karena itu, Aisyiyah terus melakukan introspeksi dan refleksi atas perjalanan panjang perjuangan dan dinamika gerakan. "Berdasarkan pemikiran tersebut, Aisyiyah Sumbar mengusung tema Revitalisasi gerakan perempuan muslim untuk Sumatera Barat yang berkemajuan," kata Ketua PW Aisyiyah Sumbar, Meiliarni Rusli.
 
Melalui tema Revitalisasi gerakan perempuan muslim untuk Sumatera Barat yang berkemajuan, dia berharap mampu menjadikan Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam yang berkemajuan, yaitu perempuan yang memiliki jiwa, pikiran, orientasi dan tindakan yang maju, cerdas, berakhlak mulia serta profesional tanpa diskriminasi.
 
"Kita warga Aisyiyah di semua tingkatan harus mampu mengaktualisasikan pandangan Islam berkemajuan yang membawa misi Dakwah dan Tajdid, pencerahan yang membebaskan, memberdayakan dan memajukan kehidupan manusia dibumi ini. Program-program yang akan kita putuskan dalam Musywil haruslah mengaju kepada putusan-putusan Muktamar ke-47 di Makasar yang telah merumuskan berbagai Program Nasional dan akan kita jabarkan menjadi Program Wilayah," ujarnya.
 
Ketua PWM Sumbar periode 2010-2015, Prof Dr Rusydi,AM,LC mengatakan Aisyiyah tidak hanya ortom khusus sekarang menjelma sebagai mitra Muhammadiyah yang memiliki peran penting bagi Muhammadiyah, makanya perlu adanya penguatan antar dua lembaga Muhammadiyah-Aisyiyah. (Rahmat)

Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website